Rabu, 29 Oktober 2014

Psikoterapi Islam


            Cara manusia menghindari godaan syeitan :
1. Mendekatkan Diri Kepada Allah Swt
         Dengan mendekatkan diri kepada Allah swt dapat dapat menjauhkan diri dari godaan syeitan. Mendekatkan diri kepada allah ini maksudnya ialah melaksanakan kawajiban allah Swt dan menjauhi apa-apa yang telah dilarang oleh Allah Swt. Dengan demikian syeita itu akan merasa enggan untuk menggoda manusia.
2. Mempertebal Iman
            Iman adalah di ucapkan secara lisan diyakini dalam hati dan dilaksanakan dengan perbuatan.Dengan memiliki iman yang kuat maka syeitan itu akan terhindar dari godaan syeitan. Salah satu ciri orang yang beriman merupakan apabila dibacakan ayat Al-qur’an maka hatinya akan bergetar. Apabila hatinya bergetar ketika mendengar ayat-ayat Allah Swt. berarti orang tersebut telah mengamalkan Al-qur’an dalam kehidupan sehari-harinya sehingga syeitanpun tidak mampu untuk menggodanya.
3. Meningkatkan Aqidah
            Aqidah disebut juga keyakinan. Aqidah juga dapat diartikan sebagai perkara yang wajib dibenarkan oleh hati dan jiwa menjadi tentram sehingga menjadi suatu pernyataan yang kokoh dan teguh serta tidak ada rasa keraguan atau kebimbangan pada diri seseorang. Artinya tidak ada yang mampu menolong manusia di dunia ini selain kekuatan Allah Swt, sehingga seseorang itu terhindar dari meminta bantuan kepada Dukun, kepada kekuatan roh suatu benda dan lain sebagainya. Dengan keyakinan tersebut syeitan akan sulit untuk mempengaruhi manusia dan manusia itu dapat terhindar dari godaan syeitan yang dating menghampirinya.
4. Menghindari Perilaku Tercela
            Agar manusia itu dapat terhindar dari godaan syeitan dapat dilakukan dengan cara menjauhkan diri dari perilaku tercela seperti sifat pemarah, sifat hasud dan kerakusan, sifat berburuk sangka terhadap orang lain dan tama’. Orang yang memiliki perilaku tercela akan mudah dipengaruhi oleh syeitan. Misalnya pada saat orang marah maka akal sehat yang dimiliki oleh orang tersebut akan lemah dan pada saat itulah syeitan mempengaruhi manusia. Dalam sebuah riwayat dikatakan bahwa syeitan itu mempengaruhi manusia ketika manusia itu sedang marah dan ketika senang. Oleh karena itu manusia harus menghindari perilaku tercela dengan mempebanyak membaca Al-qur’an, sedekah dan perbuatan baik lainnya sehingga kemungkinan untuk berbuat perilaku tercela itu kemungkinannya menjadi kecil.
5. Membaca Al-quran
            Dengan memperbanyak membaca al-qur’an dapat menghindarkan manusia dari godaan syeitan karena apabila seseorang itu membaca al-qur’an maka hatinya akan tenang dan syeitanpun tidak akan mampu menggoda manusia.

Selasa, 21 Oktober 2014


    
Hal yang bisa menjadikan saya menyesuaikan diri adalah saya berusaha untuk bersikap ramah dan terbuka. Dengan adanya sikap ramah dan terbuka tersebut dapat mempermudah mengenali lingkungan dan aturan serta kebiasaan yang ada didalam masyarakat tempat saya tinggal. Dengan keterbukaan itu juga saya bisa menerima aturan sehingga mempermudah saya menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat saya tinggal.
            Hal yang tidak bisa membuat saya menyesuai diri dengan lingkungan tempat saya tinggal adalah tidak adanya sikap terbuka dan tidak ada kepedulian anatar satu sama lainnya. Dengan tidak adanya keterbukaan tersebut dapat menghambat saya menyesuaikan diri sehingga dapat memunculkan berbagai persoalan.
            Adjusman yang pernah saya lihat adalah didalam suatu lingkungan yang pernah saya lihat adalah orang yang mampu menyesuaikan diri atau orang yang mampu beradaptasi dengan lingkungannya. Misalnya ada seorang orang jawa yang pindah dari kampungnya kemudian dia tinggal menetap di suatu lingkungan masyarakat tersebut. Dengan sikap ramah yang dipelihatkan orang jawa tersebut dapat mempermudahnya menyesuaikan diri dan beradaptasi dengan lingkungan tempat tinggal orang tersebut. Sedangkan mal adjusman yang pernah saya lihat adalah orang tersebut tidak mau bergaul dan memiliki kepribadian tertutup sehingga untuk beradaptasi dengan lingkungannya terasa sulit.

Selasa, 14 Oktober 2014



Sehat merupakan suatu keadaan yang sempurnabaik fisik, mental, serta sosial tidak hanya terbebas dari penyakit.Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa sehat itu merupakan terwujudnya perasaan senang, nyaman dan sejahtera. Sehat mental itu dapat juga dikatakan sebagai segala sesuatu yang sifatnya seimbang. Sedangkan tidak sehat mental nya merupakan ketidakseimbangan dar ikondisi normal tubuh manusia sehingga dapat menimbulkan gangguan aktivitas sehari-hari baik itu aktivitas jasmani, rohani maupun sosial seseorang.
Ø  Contoh: apa bila seseorang mendapat hadiah dari teman nya maka perasaan senang  dan gembira yang dirasakan oleh orang tersebut tidak berlebihan.itulah yang dikatakan orang yang sehat. Sedangkan orang yang tidak sehat mental nya apabila seseorang yang lulus ujian nasional dan orang tersebut meluapkan rasa gembiranya secara berlebihan atau diluar wajar orang sehat.
            Normal merupakan keadaan dimana seseorang mampu menempatkan atau menyusuaikan dirinya dimanapun orang itu berada.Normal itu juga dapat diartikan sebagai kondisi yang ideal.Sedangkantidak normal (abnormal) dapat di artikan sebagai suatu tingkahlaku yang begitu mencolok dan sangat berbeda dari tingkah laku biasa pada umumnya.Tidak normal (abnormal) juga dapat juga dikatakan seseorang yang tidak mengalami gangguan jiwa.
Ø  Contoh: Jika seseorang itu normal antara tinggi badan dan berat badan nya itu akan tercapai yang nama nya keidealan, akan tetapi jika orang tidak normal antara tinggi badan dengan berat badan nya maka tidak akan terwujud yang namanya ideal. Misalnya orang yang memiliki tinggi badan 160 cm dan memiliki berat badan 60 kg maka orang ini dikatakan normal, tetapi orang yang memiliki tinggi badan 170 cm dan meiliki berat badan 95 kg maka orang ini dikatakan tidak normal, karena tidak tercapai atau terwujud yang namanya keidealan.